Postingan

Mengidentifikasi Masalah-Masalah yang Ada di Pasar Tradisional Pamotan

Gambar
Suasana Depan Pasar Tradisional Pamotan Fotografer by Ngatmiati Pasar atau pekan sering disebut pasar tradisional adalah tempat orang melakukan jual beli. Lebih lengkapnya, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang ditandai dengan adanya transaksi jual beli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar. Berikut masalah-masalah yang ada di Pasar Tradisional Pamotan: 1. Jalan Keadaan Jalan di Pasar Tradisional Pamotan Fotografer by Siti Muindah Jalannya masih bagus namun ada beberapa rusak yang bagian selatan dan butuh pembenahan. Kondisi Jalan di Pasar Tradisional Pamotan Fotografer by Siti Muindah Keadaan jalannya bagus namun yang membuat tidak nyaman adalah masih ada beberapa kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan. 2. Layanan kantor Layanan Kantor di Pasar Tradisional Pamotan Fotografer by Ngatmiati Layanan kantor pasar terletak dipinggir jalan dan sangat mudah di jumpai masyarakat. 3. Selokan Selokan di Pasar Tradisional Pamotan Fotografer by Ngatmiati Kond...

ISTILAH-ISTILAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN PADI

Gambar
1. Pantun adalah nama lain dari padi. Padi merupakan tanaman pertanian kuno yang sampai sekarang menjadi tanaman penghasil bahan pangan pokok dikebanyakan negara daerah tropis, terutama di Asia dan Afrika. 2. Ani-ani atau ketam adalah sebuah pisau kecil yang dipakai untuk memanen padi. 3. Derep adalah kegiatan memanen padi. 4. Moro wolu adalah sistem pembagian hasil panen padi dengan cara membagi hasil panen yang diperoleh pemanen sebesar 1/8 bagian. 5. Belah adalah padi yang diambil dengan batangnya kemudian diikat kuat jika sudah dapat 8 ikat lalu disatukan. 6. Nggebang adalah potongan padi yang diikat beserta daunnya. 7. Unting adalah kata penggolong untuk tali, malai padi, dan sebagainya atau barang-barang yang terikat. 8. Ngutut adalah mengecek padi menggunakan kuku pada jari untuk mengetahui apakah padi sudah berisi atau tidak dan untuk mengetahui apakah padi itu sudah kering atau belum. 9. Gembyok adalah alat perontok padi (dalam bahasa Jawa disebut Gepyokan) 10. Sigir adala...

HUBUNGAN REMPAH DAN INTEGRASI SOSIAL

Gambar
Hello, Good Morning Everyone. Hari ini kita akan membahas hubungan rempah dengan integrasi sosial. Namun, sebelum itu kita bahas dulu pengertian rempah dan integrasi sosial, kalian sudah pada tahu belum? Kalau belum simak penjelasan berikut๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ Rempah-rempah adalah bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bumbu, penguat cita rasa, pengharum, dan pengawet makanan.  Integrasi sosial adalah bentuk penyatuan suatu kelompok sosial dan budaya di masyarakat. Integrasi sosial diperlukan untuk menyatukan berbagai perbedaan yang ada pada masyarakat. Oke, sekarang kita bahas apa hubungan rempah dan integrasi sosial. Kita tahu bahwa integrasi sosial adalah bentuk penyatuan dari suatu kelompok sosial dan budaya di masyarakat. Ambil satu contoh yaitu saat Hari Raya . Biasanya saat hari raya kita pasti membuat aneka masakan yang terbuat dari bahan rempah. Saat hari raya pasti banyak keluarga, saudara dan teman-teman datang untuk berkunjung. Lalu kita hidangkan masakan kita untuk menjalin integras...

PEMBUATAN GERABAH BALONGAN

Gambar
Pembuatan Gerabah tepatnya di Desa Balongmulyo, sekitar 2 km ke arah timur Desa Plawangan. Pembuatan gerabah di Balongan  adalah mata pencaharian utama masyarakat setempat yang sudah dilakukan turun-menurun. Kegiatan pembuatan gerabah masih menggunakan cara-cara tradisional.  Kegiatan pembuatan gerabah balongan menggunakan bahan, alat, teknik pembuatan dan pemasaran sebagai berikut: A. Bahan         Bahan untuk membuat gerabah adalah tanah liat, pasir halus, abu, puru. B. Alat         Alat untuk membuat gerabah adalah roda putar (merbot),tatap-pukul (medok), tatap dasar (sangklir), tatap landas (selo), kerok (keruk). C. Teknik Pembuatan         Teknik pembuatan gerabah menggunakan roda putar dan tatap yang dikombinasikan dengan teknik pilin, yaitu segumpal tanah liat yang diletakkan di atas roda pemutar lalu dibuat bentuk dasar gerabah. Kemudian dilakukan penambahan tanah liat yang dibentuk pilin untuk mem...

short story

Perkenalkan nama saya Siti Muindah Sulistyoningrum. Usia saya 17 tahun. Kota kelahiran saya di Rembang, Jawa Tengah. Saya anak pertama dari satu bersaudara. Saya punya adik yang usianya 8 tahun. Saya dan adik saya diasuh dan dibesarkan oleh orang tua kami. Mereka adalah orang yang paling penting dalam hidup saya karena tanpa mereka saya dan adik saya tidak akan ada. Saya diasuh penuh dengan kesederhanaan. Saya diajarkan untuk menghormati dan menjaga sopan santun kepada semua orang apalagi orang yang lebih tua. Dulu saya sekolah di TK DHARMA WANITA PANCUR lalu saya melanjutkan di SD NEGERI PANCUR setelah lulus saya melanjutkan di SMP NEGERI 1 PANCUR dari ketiga sekolah itu banyak suka duka yang tidak akan pernah saya lupakan sedikitpun :) Sekarang saya melanjutkan di SMA NEGERI 1 PAMOTAN dan saya sudah duduk dikelas XI. Awalnya saya ingin mengukir suatu kenangan yang baru disini tapi karena ada pandemi covid-19 ini pupus sudah harapan dan bayanganku tentang menjadi anak SMA seperti k...